Postingan

Squat Sunnah: Kuatkan Kaki Menuju Surga

Squat Sunnah: Kuatkan Kaki Menuju Surga Ada sebuah adab yang sering kita dengar namun jarang kita renungi secara mendalam: Islam adalah agama yang sempurna, mengatur segala sisi kehidupan—termasuk bagaimana seorang Muslim merawat dan menguatkan tubuhnya. Tubuh bukan sekadar tempat ruh bersemayam sementara. Ia adalah amanah —titipan Allah yang akan dimintai pertanggungjawabannya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ "Kemudian kamu pasti akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)." (QS. At-Takatsur: 8) Para ulama tafsir, di antaranya Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim , menjelaskan bahwa salah satu ni'mah yang dimaksud dalam ayat ini adalah kesehatan dan kekuatan tubuh . Kita akan ditanya: sudahkah kenikmatan tubuh yang sehat ini kita gunakan untuk taat kepada Allah? Ataukah kita sia-siakan? Di sinilah refleksi kita dimulai. Squ...

5 Makanan Alami dan Halal yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa: Antara Sunnah Nabi dan Ilmu Gizi Modern

5 Makanan Alami dan Halal yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa: Antara Sunnah Nabi dan Ilmu Gizi Modern Ramadan adalah bulan yang penuh dengan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Di dalamnya, umat Islam berpuasa dari fajar hingga terbenamnya matahari — menahan lapar, dahaga, dan segala yang membatalkan, semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta'ala . Namun, ketika waktu berbuka tiba, keputusan kita dalam memilih makanan pertama sangatlah menentukan: apakah tubuh akan pulih dengan baik, ataukah justru terkejut dan terbebani? Artikel ini hadir bukan sekadar daftar makanan sehat. Lebih dari itu, ia adalah sebuah perjalanan reflektif yang mempertemukan sunnah Rasulullah ﷺ dengan temuan ilmu gizi modern — sebuah bukti bahwa Islam, sejak 14 abad lalu, telah meletakkan fondasi pola makan yang amat bijaksana. Semoga tulisan ini menjadi ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah bagi kita semua. Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an: يَا أَيُّهَا النَّا...

Ramadhan Bulan Al-Qur'an — Bukan Sekadar Membaca, Tapi Berdialog dengan Allah

Ramadhan Bulan Al-Qur'an — Bukan Sekadar Membaca, Tapi Berdialog dengan Allah Ada sesuatu yang sangat istimewa terjadi di bulan Ramadhan. Bukan sekadar lapar dan dahaga. Bukan sekadar malam-malam tarawih yang memanjang. Melainkan sebuah undangan ilahi yang datang berulang setiap tahun — undangan untuk duduk bersama firman-Nya, mendengarkan-Nya berbicara, dan merespons dengan segenap kesadaran jiwa. Namun, pernahkah kita bertanya: apakah selama ini kita benar-benar berdialog dengan Allah melalui Al-Qur'an? Ataukah kita hanya sekadar membaca — melafalkan huruf demi huruf, mengejar target khatam, tanpa pernah membiarkan ayat-ayat itu menyentuh dan mengubah hati kita? Pendahuluan: Mengapa Dialog, Bukan Monolog? Bulan Ramadhan memiliki kedudukan yang tidak tertandingi dalam kalender Islam, sebab ia adalah bulan di mana Allah SWT memilih untuk menurunkan kitab-Nya yang paling agung. Hubungan antara Ramadhan dan Al-Qur'an bukan sekadar historis — ia adalah hubungan y...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...

Arsip

Tampilkan selengkapnya