Qana'ah: Kekayaan Sejati yang Tidak Butuh Rekening
Qana'ah: Kekayaan Sejati yang Tidak Butuh Rekening Oleh : Tsaqif Rasyid Dai Di sela waktu yang terus berlari, ada ruang sunyi yang sering kita abaikan. Di sana, hati sebenarnya ingin bicara—bukan tentang apa yang kurang, tapi tentang apa yang telah cukup. Dunia boleh saja menawarkan tanpa henti, namun tidak semua yang ditawarkan perlu dimiliki. Ada satu rasa yang membuat jiwa tetap utuh meski genggaman tak penuh. Ia bernama Qana'ah . Seringkali kita salah mengartikan diam. Kita kira qana'ah adalah berhenti berusaha, padahal ia adalah berhenti mengeluh. Ia adalah seni merasa cukup di tengah kelimpahan yang tak pernah puas. Rasulullah ﷺ pernah menggeser paradigma kita dengan lembut, bahwa kekayaan sejati bukan tentang apa yang menumpuk di lemari besi, melainkan apa yang tenang di dalam dada. "Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah hati yang merasa cukup." Mengapa Para Salaf Berkata, "Qana'ah adalah Harta yang Tidak Habis...