Konsisten dalam Perkara Kecil Membentuk Karakter Taat dalam Perkara Besar
Konsisten dalam Perkara Kecil Membentuk Karakter Taat dalam Perkara Besar Oleh Abdullah Madura Ada satu adab pagi Idul Fitri yang sangat mudah dilupakan di tengah hiruk-pikuk persiapan hari raya. Bukan tentang baju baru. Bukan tentang jalan mana yang harus ditempuh menuju lapangan. Bukan tentang siapa yang akan kita kunjungi lebih dulu setelah shalat. Ini tentang beberapa butir kurma. Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu — pelayan Rasulullah yang menemani beliau selama sepuluh tahun dan hafal luar-dalam kehidupan harian beliau — meriwayatkan: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ، وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak keluar pada pagi hari Idul Fitri hingga beliau memakan beberapa butir kurma, dan beliau memakannya dalam jumlah ganjil." (HR. Bukhari, dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu ) Hadits ini pendek. Hanya satu kalimat. Tapi ia menyi...