Tadabbur QS. Hūd Ayat 6: Ketika Batin Berhenti Dihantui Kecemasan Rezeki
Tadabbur QS. Hūd Ayat 6: Ketika Batin Berhenti Dihantui Kecemasan Rezeki Menyelami Jaminan Allah atas Rezeki dalam Perspektif Tazkiyatun Nufus Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Tidak sedikit manusia kehilangan tidur bukan karena tidak memiliki rezeki, tetapi karena takut kehabisan rezeki. Padahal jauh sebelum rasa takut itu lahir, Allah telah lebih dahulu menuliskan sebuah janji yang menenteramkan dalam Surah Hūd. وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ Wa mā min dābbatin fil-arḍi illā 'alallāhi rizquhā wa ya'lamu mustaqarrahā wa mustawda'ahā, kullun fī kitābin mubīn. "Tidak ada satu pun makhluk yang melata di bumi melainkan Allah-lah yang menjamin rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua itu tertulis dalam Kitab yang nyata." (QS. Hūd: 6) Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan kelua...