Saat Cahaya Menipu Mata Hati
Saat Cahaya Menipu Mata Hati Ketika yang Terlihat Terang Justru Menjauhkan Kita dari Cahaya Oleh: Tsaqif Rasyid Dai | persadani.org | 5 Juni 2026 — 19 Dzulhijjah 1447 H Bismillahirrahmanirrahim. Tidak semua manusia tersesat karena berjalan dalam gelap. Sebagian tersesat justru karena terlalu percaya pada sorot yang mereka lihat. Kegelapan membuat seseorang mencari jalan. Tetapi kilau yang menipu sering membuat seseorang berhenti mencari. Kilau kekayaan. Gemerlap popularitas. Pesona ilmu. Bahkan sinar ibadah. Yang berbahaya bukan ketika kita sadar sedang jauh dari Allah. Yang berbahaya adalah ketika kita merasa sedang dekat, sementara hati sedang perlahan menjauh. Di zaman ini manusia hidup dalam limpahan terang: terang layar gawai, terang pengakuan, terang keberhasilan orang lain yang setiap hari memenuhi linimasa. Ironisnya, semakin benderang dunia terlihat, semakin banyak hati yang kehilangan arah. Allah Ta'ala berfirman: ﴿فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَ...