Wahai Dzat yang Membolak-balikkan Hati: Antara Rapuhnya Jiwa dan Harapan Istiqamah
Wahai Dzat yang Membolak-balikkan Hati: Antara Rapuhnya Jiwa dan Harapan Istiqamah Oleh: Nuraini Persadani Persadani — Media Analitik Islam Wasathiyah Ada sebuah doa yang sangat pendek, namun mengandung pengakuan terdalam yang bisa diucapkan seorang hamba. Doa yang tidak bisa dilafalkan dengan santai, karena begitu sungguh-sungguh diucapkan, ia mengguncang kesadaran tentang betapa rapuhnya kita. Doa itu berbunyi: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ "Yā Muqallibal qulūb, tsabbit qalbī 'alā dīnik" — Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu. HR. At-Tirmidzi, no. 3522; Ahmad, no. 12107 — dishahihkan oleh Al-Albani Nabi ﷺ membaca doa ini dengan sangat sering — bahkan Ummu Salamah radhiyallahu 'anha pernah bertanya mengapa beliau begitu banyak memanjatkan permohonan ini. Jawaban Rasulullah ﷺ menggetarkan: "Wahai Ummu Salamah, tidaklah ada seorang anak Adam melainkan hatinya berada di antara d...