Menelusuri Jejak Makna Melalui Tazkiyatun Nafs
Di Bisingnya Layar yang Sepi: Menelusuri Jejak Makna Melalui Tazkiyatun Nafs Oleh : Tsaqif Rasyid Dai Jam berdentang dua kali. Layar digenggaman masih menyala, memantulkan cahaya kebingungan ke wajah pemuda yang telah memiliki segalanya. Gelar akademik, karier yang menanjak, koneksi yang luas, dan kenyamanan materi yang tak pernah ia bayangkan di usia dua puluhan. Namun di keheningan itu, di antara tumpukan notifikasi yang tak kunjung reda, ia merasa seperti berdiri di tengah padang pasir yang luas tanpa kompas. Ia punya banyak hal untuk dilakukan, tetapi tidak ada satu pun yang terasa perlu. Ia dikelilingi suara, namun yang ia dengar hanyalah gaung kehampaannya sendiri. Kisah ini bukan fiksi. Ia adalah potret samar dari jutaan manusia modern yang tengah mengalami apa yang oleh para pemikir kontemporer disebut sebagai krisis makna. Kita hidup di era yang secara paradoks menawarkan segala bentuk kemudahan, namun justru meninggalkan luka paling dalam di dalam jiwa. Semaki...