Postingan

Air Mata yang Membersihkan Jiwa

Air Mata yang Membersihkan Jiwa Ada tangisan yang tidak terdengar oleh telinga manusia, namun bergema hingga ke langit ketujuh. Ada air mata yang jatuh dalam sunyi malam, namun ditampung oleh malaikat dalam bejana cahaya. Ini adalah tangisan seorang hamba yang merindukan Tuhannya—tangisan yang lahir bukan dari kepedihan dunia, melainkan dari kerinduan yang mendalam kepada Allah. Kita begitu mudah menangis untuk banyak hal. Menangis ketika kehilangan harta, ketika dikhianati kekasih, ketika mimpi-mimpi dunia hancur berkeping. Tapi pernahkah kita menangis hanya karena Allah? Menangis karena merasa begitu jauh dari-Nya, karena dosa-dosa yang menggunung, karena takut tidak sempat bertobat sebelum ajal menjemput? Rasulullah ﷺ bersabda, "Tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya..." dan salah satunya adalah "seseorang yang mengingat Allah dalam kesendirian, lalu kedua matanya bercucuran air mata." Bayangkan. Di ten...

GENERASI RABBANI (Seri 4)

IV. Kecerdasan Intelektual dan Pola Pikir Rabbani Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya: kenapa Al-Qur'an berkali-kali menyinggung soal berpikir ? Kenapa Allah berkali-kali bertanya, أَفَلَا تَعْقِلُونَ "Afala ta'qilun?" (Tidakkah kamu berpikir?). Atau أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ "Afala yatadabbarun?" (Tidakkah mereka merenungkan?). Di zaman scroll tanpa batas ini, di mana informasi datang bertubi-tubi setiap detik, kita sering lupa bahwa akal adalah salah satu anugerah terbesar Allah kepada manusia. Generasi Rabbani bukan cuma generasi yang rajin shalat dan puasa—tapi juga generasi yang cerdas, kritis, dan visioner . Bab ini akan membahas bagaimana Islam sebenarnya sangat menghargai kecerdasan intelektual, dan bagaimana kita bisa membangun pola pikir yang Rabbani di tengah zaman yang penuh distraksi ini. A. Fondasi: 'Aql (Akal) sebagai Karunia Agung 1. Kedudukan Akal dalam Islam Coba buka Al-Qur'an, dan hitung berapa kali kata-kata yan...

Hukum Allah atau Hukum Anda? Kritik terhadap Monopoli Kebenaran

Distingsi Wahyu dan Tafsir: Agama yang Mutlak, Pemahaman yang Relatif Dalam perjalanan spiritual dan intelektual umat Islam, seringkali muncul perdebatan yang menggelisahkan: apakah pemahaman kita terhadap agama sama absolutnya dengan agama itu sendiri? Pertanyaan ini bukan sekadar wacana akademis, melainkan menyentuh inti dari bagaimana kita bersikap terhadap perbedaan pendapat dan keragaman pemikiran dalam Islam. Wahyu sebagai Textus , Pemahaman sebagai Interpretatio Secara akademis dan filosofis, kita perlu memahami perbedaan fundamental antara wahyu ( textus ) dan pemahaman terhadap wahyu ( interpretatio ). Al-Qur'an sebagai kalam Allah adalah mutlak kebenarannya, abadi, dan sempurna. Namun ketika teks suci itu dibaca, dipahami, dan ditafsirkan oleh manusia, ia tak terhindarkan berubah menjadi "produk pemikiran" yang dipengaruhi oleh berbagai faktor: latar belakang sosiologis, konteks historis, kapasitas intelektual, bahkan pengalaman spiritual pribadi sang pem...

Integrasi Teologis-Sipil: Meretas Sinergi Islam, Kebangsaan, dan Fondasi Sipil Modern

Integrasi Teologis-Sipil: Meretas Sinergi Islam, Kebangsaan, dan Fondasi Sipil Modern Oleh: Ir. H. Djunaidi Permata "Islam tidak datang untuk mengasingkan umatnya dari kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi justru memberikan ruh dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kokoh bagi peradaban sipil yang adil, bermartabat, dan penuh rahmat." Pendahuluan: Menemukan Harmoni Antara Iman dan Kebangsaan Dalam perjalanan sejarah peradaban Islam, pertanyaan tentang hubungan antara identitas keagamaan dan kebangsaan telah menjadi tema yang selalu aktual. Apakah Islam dan kebangsaan bertentangan? Bisakah seorang Muslim menjadi warga negara yang baik sekaligus mukmin yang taat? Pertanyaan-pertanyaan ini bukan lagi relevan jika kita memahami bahwa Islam, dalam esensinya, adalah agama yang menjunjung tinggi keadilan, musyawarah, dan persaudaraan kemanusiaan. Diskursus mengenai hubungan Islam dan kebangsaan tidak lagi berkutat pada pertentangan, melainkan pada sinergi teolog...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...