Ketika Hati Telah Hidup dengan Zikir, Dunia Terasa Kecil — I'tikaf Membantu Hati Mencapai Itu
Ketika Hati Telah Hidup dengan Zikir, Dunia Terasa Kecil — I'tikaf Membantu Hati Mencapai Itu كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَعْتَكِفُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ Dari Aisyah RA , ia berkata: "Dahulu Nabi ﷺ beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga Allah mewafatkan beliau. Kemudian istri-istri beliau beri'tikaf setelah beliau wafat." (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172) Hadits ini singkat. Tidak ada penjelasan panjang tentang keutamaannya, tidak ada janji pahala yang disebutkan secara eksplisit. Yang ada hanyalah laporan tentang sebuah konsistensi — Nabi ﷺ melakukannya setiap tahun, tanpa henti, hingga napas terakhirnya. Dan setelah beliau pergi, orang-orang yang paling mencintainya meneruskan tradisi itu. Dalam tradisi ilmu hadits, konsistensi Nabi ﷺ pada sebuah amalan adalah berbicara lebih keras dari seribu kata perintah. Ia mengatakan: inilah sesuat...