Al-Qur'an di Tanganmu, tapi Sudahkah Ia Masuk ke Dadamu
Ketika Ramadhan Berbicara kepada Jiwa — Belajar Berinteraksi dengan Al-Qur'an dari Salafus Shalih di Era Digital Ada satu pertanyaan yang layak kita renungkan setiap kali bulan suci itu tiba: Sudahkah kita benar-benar hadir bersama Al-Qur'an, atau kita hanya melewatinya? Ramadhan dan Al-Qur'an adalah dua nama yang tidak bisa dipisahkan. Allah subhanahu wa ta'ala sendiri yang mengabadikan hubungan itu dalam firman-Nya: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ "Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)." — QS. Al-Baqarah: 185 Ayat ini bukan sekadar informasi historis. Ia adalah undangan — undangan agar di bulan inilah kita kembali kepada Al-Qur'an dengan sepenuh jiwa. Dan untuk memahami bagaimana seharusnya kita menyambut...