Anatomi Korupsi dalam Perspektif Tazkiyatun Nafs
Anatomi Korupsi dalam Perspektif Tazkiyatun Nafs Mengapa Korupsi Tidak Dimulai dari Uang, tetapi dari Hati yang Kehilangan Qana'ah, Muraqabah, dan Amanah Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ada pertanyaan yang mengganggu, dan sering kita hindari justru karena terlalu dekat dengan diri kita sendiri. Mengapa seseorang yang sudah memiliki rumah mewah masih mencuri? Mengapa pejabat yang bergaji ratusan juta masih menerima suap? Mengapa orang yang pernah menangis saat dilantik, bersumpah di atas mushaf, justru menangis kembali di ruang sidang karena korupsi? Kita terbiasa menjawab: karena sistem lemah, karena pengawasan longgar, karena hukuman tidak menjerakan. Semua itu benar. Tetapi ada jawaban yang lebih dalam, yang para ulama tazkiyatun nafs sudah ajarkan jauh sebelum ada lembaga antikorupsi manapun di dunia. Korupsi, dalam pandangan mereka, bukanlah awal sebuah kejahatan. Ia adalah ujungnya. Sebelum selembar uang negara berpindah tangan, ada perjalanan panjang yang berlangsung ...