حبُّ المحمدة: Syahwat Tersembunyi Ahli Ibadah dalam Hadits Tiga Golongan Pertama Penghuni Neraka
حبُّ المحمدة: Syahwat Tersembunyi Ahli Ibadah dalam Hadits Tiga Golongan Pertama Penghuni Neraka Oleh: Tsaqif Rasyid Dai | Persadani.org | 3 Dzulhijjah 1447 H / 20 Mei 2026 Ada hadits yang tidak mungkin dibaca dengan tenang. Bukan karena temanya asing. Justru sebaliknya — karena temanya terlalu dekat dengan keseharian kita sebagai orang yang mencoba beragama dengan sungguh-sungguh. Di zaman media sosial, hampir semua orang hidup di bawah tatapan manusia. Kita menghitung respons: siapa melihat, siapa menyukai, siapa memuji, siapa mengakui. Bahkan amal agama perlahan ikut masuk ke logika performa — kajian diukur berapa views, sedekah diposting, tilawah dibagikan, dakwah dihitung engagement-nya. Dalam suasana seperti ini, ada satu hadits yang terasa semakin mengerikan untuk dibaca. Karena ia tidak berbicara tentang orang-orang yang meninggalkan agama. Ia berbicara tentang orang-orang yang sangat giat beragama — dan justru karena kegiatannya itu, mereka celaka. Hadits itu ...