Kebaikan yang Tertolak: Amal yang Gugur Tanpa Disadari
Kebaikan yang Tertolak: Amal yang Gugur Tanpa Disadari Oleh : Tsaqif Rasyid Dai “Betapa banyak sujud yang panjang, namun sunyi dari hadir-Nya. Betapa banyak sedekah yang mengalir, namun tak pernah sampai ke langit.” Di balik setiap langkah kebaikan yang kita ukir, ada bayang-bayang halus yang diam-diam menggerogoti nilainya. Bukan dari luar. Bukan dari tangan yang mencela. Melainkan dari dalam diri sendiri: riya yang bersembunyi di balik senyum, ujub yang menyelinap di balik pencapaian, dan niat tersembunyi yang perlahan mengubah ibadah menjadi transaksi duniawi. Riya: Cahaya yang Membakar Diri Riya bukan sekadar ingin dipuji. Ia lebih halus dari itu. Ia adalah getar kecil di hati saat nama kita disebut, adalah senyum yang melebar karena tahu orang lain melihat, adalah doa yang terasa lebih khusyuk ketika ada yang mendengar. Ia tidak meminta pengakuan secara lantang, tapi ia merayap pelan, mengubah lillāhi menjadi lin-nāsi . Dan amal yang lahir dari panggung sandiwara ...