Postingan

Persia dalam Nubuwat dan Geopolitik Kontemporer

Persia dalam Nubuwat dan Geopolitik Kontemporer Oleh: Ir. H. Djunaidi Permata Dari Surayya ke Pusat Turbulensi Bangsa Persia menempati posisi unik dalam riwayat nubuwat Rasulullah ﷺ. Ia bukan sekadar bangsa yang pernah ditaklukkan, tetapi disebut secara eksplisit dalam hadits shahih sebagai kaum yang akan meraih iman meskipun ia berada di tempat paling tinggi dan jauh. Dalam literatur hadits, penyebutan Persia bukan sekadar informasi geografis—ia muncul dalam dua konteks yang sama-sama besar: pujian atas ketahanan iman, dan peringatan tentang ujian kekuasaan. I. Takhrij Hadits: Dasar Riwayat dan Kesahihannya Riwayat utama yang menjadi pangkal pembahasan ini tercatat dalam Shahih Muslim (Kitab Fadhail al-Shahabah, No. 2546) dan diriwayatkan pula dalam Shahih al-Bukhari (Kitab al-Tafsir, No. 4897). Hadits tersebut berkaitan dengan turunnya ayat: وَآخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ "Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mere...

Hari Ketiga Perang Terbuka: Hezbollah Resmi Bergabung, Korban AS Bertambah, Trump Ancam Kirim Pasukan Darat

Hari Ketiga Perang Terbuka: Hezbollah Resmi Bergabung, Korban AS Bertambah, Trump Ancam Kirim Pasukan Darat Jakarta, 3 Maret 2026 — Konflik bersenjata langsung antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memasuki hari ketiga sejak serangan perdana pada 28 Februari 2026. Tidak ada tanda-tanda de-escalation . Sebaliknya, eskalasi semakin melebar — Hezbollah resmi menyatakan keterlibatan, Strait of Hormuz diklaim ditutup oleh Iran, dan Trump untuk pertama kalinya tidak menutup kemungkinan pengiriman ground troops . Supremasi Udara atas Teheran: 2.000 Target Dihancurkan Koalisi AS–Israel mengklaim telah menghantam lebih dari 2.000 target di seluruh wilayah Iran sejak operasi dimulai. Hingga pagi 3 Maret, air superiority atas Teheran dinyatakan telah tercapai. Serangan difokuskan ke pusat kota Teheran — termasuk stasiun televisi negara Iran, instalasi militer, peluncur rudal, dan seluruh infrastruktur Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Tujuan operasi yang dinyataka...

GEOPOLITIK SERANGAN AS–ISRAEL TERHADAP IRAN

Gambar
GEOPOLITIK SERANGAN AS–ISRAEL TERHADAP IRAN Stabilitas Sistem Global dan Manajemen Ketegangan Terkendali Ir. H. Djunaidi Permata Executive Summary Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kerap disajikan sebagai konflik bilateral yang berdiri sendiri. Padahal, jika dibaca lebih dalam, ini adalah bagian dari arsitektur besar keseimbangan kekuatan global yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Pertanyaan yang sesungguhnya bukan " mampukah AS dan Israel menghancurkan Iran?" — melainkan " mengapa mereka tidak melakukannya, padahal secara militer bisa? " Jawabannya terletak pada logika sistemik. Secara teoritis, opsi militer untuk meruntuhkan Iran selalu tersedia. Namun secara rasional, pilihan itu tidak pernah dieksekusi sepenuhnya — karena konsekuensinya akan melampaui batas yang dapat ditanggung oleh siapa pun, termasuk Washington sendiri. Ini bukan tanda kelemahan; ini tanda kalkulasi. Sejak Revolusi Islam 1979, strategi dominan AS terha...

25 Ulama Dunia Islam Tanda Tangani Pernyataan Bersama: Kecam Serangan AS–Israel, Tolak Keterlibatan Negara Teluk

25 Ulama Dunia Islam Tanda Tangani Pernyataan Bersama: Kecam Serangan AS–Israel, Tolak Keterlibatan Negara Teluk Jakarta, 2 Maret 2026 — Sebanyak 25 ulama dan cendekiawan Muslim dari berbagai penjuru dunia — mulai dari Libya, Mauritania, Maroko, Aljazair, Eritrea, Indonesia, hingga Amerika Serikat dan Italia — mengeluarkan pernyataan bersama menyikapi eskalasi perang di kawasan Teluk. Pernyataan ini memuat lima poin utama: penegasan bahwa perang ini adalah agresi, penolakan keterlibatan negara-negara Muslim, serta seruan kembali kepada persatuan umat. Bukan Konflik Biasa: "Crusader-Zionist War" Para penandatangan menegaskan bahwa konflik yang tengah berlangsung bukan sekadar perseteruan politik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Mereka menyebutnya sebagai bagian dari rangkaian panjang perang yang menargetkan Islam di jantung wilayahnya — di mana terdapat tempat-tempat suci, kekayaan sumber daya, dan kekuatan demografis serta peradaban umat Islam. Mere...

Ulama Muslim Sedunia Tolak Kedua Pihak: Pernyataan Resmi Rabithah Ulama Muslimin soal Perang Iran–Israel

Ulama Muslim Sedunia Tolak Kedua Pihak: Pernyataan Resmi Rabithah Ulama Muslimin soal Perang Iran–Israel Jakarta, 2 Maret 2026 — Di tengah berkecamuknya military escalation antara Iran dan koalisi Israel–Amerika Serikat, Himpunan Ulama Muslim Internasional ( Rabithah Ulama Al-Muslimin ) mengeluarkan pernyataan resmi bertanggal 1 Maret 2026 / 12 Ramadan 1447 H. Pernyataan ini menegaskan penolakan terhadap kedua belah pihak yang bertikai, dan menolak framing bahwa konflik ini adalah perang demi membela kepentingan umat Islam. Bukan Perang Agama, Tapi Perang Hegemoni Majelis Tinggi Rabithah menegaskan bahwa konflik yang tengah berlangsung bukan merupakan pertempuran demi membela umat Islam, melainkan murni perebutan pengaruh antara dua kekuatan besar yang sama-sama tidak mewakili aspirasi dunia Islam. Dalam pernyataannya, organisasi ulama lintas negara ini menyebut konflik tersebut sebagai "struggle for power and domination" yang dikendalikan oleh kalkulasi kekuatan...

Update Perang Iran vs Israel: 2 Maret 2026

Update Perang Iran vs Israel: 2 Maret 2026 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat yang dirahmati Allah, dalam keheningan malam yang penuh ketegangan, dunia kembali diuji dengan kabar yang menggetarkan hati. Konflik antara Iran dan Israel kini telah bereskalasi menjadi perang terbuka yang melibatkan America Serikat secara langsung. Mari kita simak laporan terkini dengan hati yang tenang, sambil terus memanjatkan doa agar kedamaian segera menyelimuti bumi Timur Tengah. "Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena yang demikian itu lebih dekat kepada takwa." وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ (QS. Al-Ma'idah: 8) Ringkasan Kejadian Utama Serangan Awal (28 Februari - 1 Maret 2026) AS dan Israel meluncurkan operasi besar-besaran yang disebut "Operation Epic Fury" terhadap Iran. Target utama: fasilitas n...

GENERASI RABBANI (Seri 8)

VIII. JALAN MENUJU RABBANI Setelah memahami karakteristik Generasi Rabbani yang holistik—mulai dari spiritualitas, intelektualitas, fisik, hingga dampak sosial—kini saatnya kita bertanya: bagaimana caranya sampai ke sana? Seperti kata pepatah, " a journey of a thousand miles begins with a single step ". Langkah pertama yang krusial adalah mengenal diri sendiri. A. Diagnosa Diri (Self-Assessment) Bayangkan kamu sakit. Apa yang pertama kali dilakukan dokter? Diagnosa, bukan langsung kasih obat. Begitu juga dalam perjalanan spiritual. Sebelum merencanakan transformasi, kita harus tahu dulu: di mana posisi kita sekarang? Imam Al-Ghazali dalam kitab monumentalnya Ihya Ulumuddin menekankan pentingnya muhasabah المحاسبة (introspeksi diri). Beliau menulis: "Barangsiapa yang tidak menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barangsiapa yang menghisab dirinya sebelum dihisab (di akhirat), maka ia akan mudah dalam perhitunganny...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...